Arsip

Archive for the ‘Islam’ Category

Hukum Kloning, Tranplantasi Organ, Abortus, dan Bayi Tabung Menurut Islam

2 November 2009 Abied 1 comment

Kloning

Kloning adalah teknik membuat keturunan dengan kode genetik yang sama dengan induknya pada mahkluk hidup tertentu baik berupa hewan, tumbuhan, dan manusia, hal ini dapat dilakukan dengan cara mengambil sel tubuh induknya (sel somatik) dan selanjutnya ditanamkan pada sel induk (ovum) wanita yang telah dihilangkan inti selnya dengan suatu metode yang mirip dengan proses pembuahan atau inseminasi buatan. Dengan metode senacam itu, kloning manusia dilaksanakan dengan cara mengambil inti sel dari seorang perempuan, lalu dengan cairan kimiawi khusus dan kejutan listrik inti sel digabungkan dengan sel telur, setelah penggabungan  ini terjadi maka akan ditransfer ke dalam rahim seorang perempuan, agar dapat memperbanyak diri, berkembang,berdiferensiasi dan berubah menjadi janin yang sempurna. Setelah itu keturunan yang dihasilkan dapat dilahirkan secara alamiah yang berkode genetik sama dengan induknya. Read more…

Bagaimana Mengenalkan Agama pada Anak?

2 November 2009 Abied Tinggalkan komentar

Bagaimana Anak Mengenal Tuhan

Biasanya anak-anak mulai mengenal Tuhan melalui bahasa yaitu kata-kata yang ada dalam lingkungannya. Mulai umur tiga dan empat tahun anak-anak sering mengemukakan pertanyaan yang ada hubungannya dengan agama, misalnya siapa Tuhan, dimana syurga, bagaiman cara pergi kesana ?, juga melalui cerita-cerita dalam kitab suci dapat menarik perhatian anak-anak.

Tuhan Sebagai Keharusan Moral Bagi Anak

Pada akhir masa anak-anak terlihat perhatian anak terlihat sangat besar kepada Tuhan, karena Tuhan adalah penolong yang baik, namun pada anak-anakyanglebih besar, sembahyang dan doanya lebih sungguh-sungguh daripada yang masih kecil karena betul-betul merupakan permohonan akan pertolongan Allah dengan menghadapi dirinya. Read more…

Asal Usul Tasawuf

2 November 2009 Abied Tinggalkan komentar

Tasawuf sudah muncul semenjak agama islam dibawa oleh oleh nabi Muhammad SAW, fakta yang menunjukkan sebelum beliau diutus menjadi Rosul beliau telah bertahanus di Gua Hira untuk mencai ketenangan. Menasingkan diri dan membersihkan diri dari godaan dan mnsucikan jiwanya serta mencari hakekat kebenaran yang dapat mengatur.

Pada zaman sahabat nabi tasawuf diamalkan oleh para sahabat-sahabat dengan menonjolkan kesederhanaan dalam hidup, dan mencurahkan hidupnya hanya untuk rohaniyah saja dengan zuhud terhadap dunia, cinta dan menharap bertemu dengan Allah , sabar, tawakkal, wara’ dan sifat-sifat terpuji lainnya. Read more…

Categories: Cerita, Islam, Pendidikan

Etika Pergaulan Remaja dalam Pandangan Islam

2 November 2009 Abied Tinggalkan komentar

Islam telah mengatur perilaku dalam remaja. Perilaku tersebut merupakan batasan-batasan yang dilandasi nilai-nilai agama. Oleh karena itu perilaku tersebut harus diperhatikan, dipelihara, dan dilaksanakan oleh para remaja. Perilaku yang menjadi batasan dalam pergaulan adalah :

1.      Menutup Aurat

Islam telah mewajibkan laki-laki dan perempuan untuk menutup aurot demi menjaga kehormatan diri dan kebersihan hati. Aurot merupakan anggota tubuh yang harus ditutupi dan tidak boleh diperlihatkan kepada orang yang bukan mahramnya terutama kepada lawan jenis agar tidak boleh kepada jenis agar tidak membangkitkan nafsu birahi serta menimbulkan fitnah.

Aurot bagi-bagi yaitu anggota tubuh antara pusar dan lutut sedangkan aurot bagi wanita yaitu seluruh anggota tubuh kecuali muka dan kedua telapak tangan. Read more…

Categories: Budaya, Cerita, Hidup, Islam, Pendidikan

Macam-Macam Riba

2 November 2009 Abied Tinggalkan komentar

Menurut para ulama fiqih, riba dapat dibagi menjadi 4 (empat) macam, masing-masing :

1.  Riba Fadhl, yaitu tukar menukar dua barang yang sama jenisnya dengan tidak sama timbangannya atau takarannya yang disyaratkan oleh orang yang menukarkan.

Contoh : tukar menukar dengan emas, perak dengan perak, beras dengan beras, gandum dan sebagainya.

2.  Riba Qardh, yaitu meminjamkan sesuatu dengan syarat ada keuntungan atau tambahan bagi orang yang meminjami/mempiutangi.

Contoh : Ahmad meminjam uang sebesar Rp. 25.000 kepada Adi. Adi mengharuskan dan mensyaratkan agar Ahmad mengembalikan hutangnya kepada Adi sebesar Rp. 30.000 maka tambahan Rp. 5.000 adalah riba Qardh.

3.  Riba Yad yaitu berpisah dari tempat sebelum timbang diterima. Maksudnya : orang yang membeli suatu barang, kemudian sebelumnya ia menerima barang tersebut dari sipenjual, pembeli menjualnya kepada orang lain. Jual beli seperti itu tidak boleh, sebab jual-beli masih dalam ikatan dengan pihak pertama. Read more…

Categories: Hidup, Islam, Pengetahuan Umum

Manusia dan Penghargaan terhadap Hak Asasi Manusia

2 November 2009 Abied Tinggalkan komentar

Proses kejadian manusia diterangkan dalam surah Al- Hajji : 5

يايهاالناس ان كنتم فى ريب من البعث فانا خلقنكم من تراب ثم من نطفة ثم من علقة ثم

من مضغة مخلقة وغير مخلقة لنبين لكم ونفر فىالارحام مانشاء الى اجل مسمى ثم نخر

جكم طفلا ثم لنبلغوا اشدكم ومنكم من يتوفى ومنكم من يرد الى ارذل العمر لكيلا يعلم من

بعد علم شيأ.  (الحج :5)

Artinya :

“ Hai manusia jika kamu dalam keraguan  tentang kebangkitan (dari kubur) sesungguhnya kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar kami jelaskan kepada kamu dan kami tetapkan dalam rahim, apa yang kami hendaki sampai waktu yang sudah  ditentukan kemudian kami keluarkan Read more…

Pandangan Qasim Amin Terhadap Emansipasi Wanita

2 November 2009 Abied Tinggalkan komentar

Oleh Sholeh Ahmad

Qasim Amin yang nama lengkapnya, Qasim Amin Bey dilahirkan di kota Iskandariyah (Mesir) pada bulan Desember 1863. Ayahnya bernama Muhamad Beek Amin berasal dari Turki (Suku Kurdi). Qasim Amin memulai pendidikannya dari sekolah dasar pada umur 8 tahun. Kemudian melanjutkan ketingkat Madrasah Tsanawiyah di Kairo. Setelah tamat dari Tsanawiyah, kemudian melanjutkan ke Perguruan Tinggi pada tahun 1881 dalam usianya yang ke-18 tahun, ia pernah dikirim belajar ke Universitas Montoelhier Perancis Pada Fakultas Hukum hingga mencapai gelar kesarjanaannya. Dengan bekal ilmu yang dimiliki telah membawanya menjadi seorang hakim terkenal di Mesir, yang bekerja sebagai pengacara[1].

Qasim Amin yang pernah menjadi murid Muhammad Abduh (tokoh pembaharuan di Mesir tahun 1849-1905) dan tinggal di Kairo, selama mengikuti pendidikan di Perancis dengan polemik-polemik misionis Kristen yang didalaminya telah meyakinkan dirinya bahwa purdal, poligami dan perceraian adalah penyebab kelemahan kemunduran umat Islam. Read more…

Tantangan Ilmu-Ilmu Keislaman Di Tengah Perkembangan Ilmu Pengetahuan Modern

2 November 2009 Abied Tinggalkan komentar

Oleh : Sholeh Ahmad

Perjalanan sejarah perkembangan ilmu pengetahuan dari masa ke masa, semula adalah muncul di Yunani pada abad keenam sebelum Masehi. Ilmu pengetahuan yang banyak berkaitan dengan dunia materi pada waktu itu masih bersatu dengan dunia filsafat yang banyak memusatkan perhatiannya pada dunia metafisika (dunia di balik materi). Ilmu dan filsafat masih berada dalam satu tangan. Phytagoras, Aristoteles, Ptolemy, Galen, Hyppocrates misalnya, mereka adalah disamping seorang filosof juga seorang ilmuwan.[1]

Ketika ilmu pengetahuan dan filsafat Yunani di ambil alih oleh para ilmuwan Muslim melalui penerjemahan karya-karya klasik Yunani secara besar-besaran ke dalam Bahasa Arab dan Persia di “Darul Hikmah” (Rumah Ilmu Pengetahuan) Bagdad pada abad ke-VIII hingga abad ke-XIII Masehi, seperti : Abu Yahya al-Batriq berhasil menterjemahkan ilmu kedokteran dan filsafat Yunani karya besar Aristoteles dan Hyppocrates. Hunain Ibn Ishaq berhasil menterjemahkan buku : “Timacus” karya Plato, buku “Prognotik” karya Hyppocrates, dan buku “Aphorisme” karya penting dari Galen. Ghasta Ibn Luka (Luke) al-Ba’labaki berhasil menterjemahkan ilmu kedokteran dan matematika hasil karya dari : Diophantus, Theodosius, Autolycus, Hypsicles, Aristarchus dan karya Heron. Dan juga Tsabit Ibn Qurra al-Harrani (826-900) berhasil menterjemahkan ilmu-ilmu kedokteran dan matematika Yunani karya besar dari : Read more…

Analisis Kebijakan dan Problematika Pendidikan

1 November 2009 Abied Tinggalkan komentar

Dalam rangka pencerahan lembaga pendidikan Islam, terutama Madrasah, perlu rasanya kita menggali dan mengidentifikasi pandangan-pandangan yang hidup dimasyarakat terhadap eksistensi Madrasah selama ini. Dalam upaya menuju ke arah sana, perlu kiranya diungkap hal-hal berikut:

Harapan masyarakat terhadap keberadaan madrasah di masa mendatang.

Jika menilik pada akar sejarah perkembangan lembaga pendidikan Islam di Indonesia yang pada mulanya merupakan inisiatif dari masyarakat, yang  hanya berupa kajian dari surau-ke surau, kemudian berevolusi menjadi pondok pesantren. Namun, disebabkan adanya ketidakpuasan terhadap sistem pesantren yang semata-mata menitik beratkan pada agama dan pada saat yang sama sistem sekolah ketika itu tidak menghiraukan pendidikan agama lahirlah ide pendirian madrasah dengan tujuan memberlakukan secara seimbang antara ilmu agama dan ilmu umum dalam kegiatan pendidikan dikalangan umat Islam. Read more…