Jadi sempat ingat komentar nothingwrongwithmylongblackhair di sebuah tulisanku tentang Cinta beberapa hari kemarin.
Bagi saya, tak mesti harus jatuh cinta untuk menyempatkan diri menulis cinta. Blog ini dipenuhi banyak kisah cinta. Cinta ilmu, cinta agama, cinta pendidikan, cinta blogging, dan lain sebagainya.
Eh, salah … menurut Quraish Shihab, dalam bukunya yang berjudul Perempuan, cinta itu sebenarnya hanya terjadi ketika ‘dua aku’ menjadi satu. Tak disebut cinta jika itu adalah perasaan antara seorang manusia terhadap hobi atau kegemarannya. Hanya disebut cinta jika itu antara ‘aku’ yang satu dengan ‘aku’ yang lain.
Hmmm … Lagi lagi cinta. Saya sendiri masih begitu menikmati itu. Cinta adalah salah satu anugerah hidup terindah yang diberikan Tuhan kepada hamba-Nya yang ingin merasakannya. Banyak orang yang tak mampu menyikapi cinta itu secara bijak, akhirnya malah jadi bumerang. Salah satunya bisa begitu trauma, atau juga malah jadi pecandu cinta. Sakit Jiwa nomor 28 : Rindu tak berkesudahan.













